3,78 juta kendaraan belum diperpanjang oleh LKM -JPJ
Cerita

3,78 juta kendaraan belum diperpanjang oleh LKM -JPJ

KUALA LUMPUR: Sebanyak 3,78 juta kendaraan nasional terdeteksi tidak memperpanjang Surat Izin Mengemudi (LKM) hingga 16 November tahun lalu.

Wakil Direktur Jenderal (Perencanaan dan Pengoperasian) Departemen Perhubungan Jalan (JPJ) Aedy Fadly Ramli mengatakan, pemilik LKM diberi waktu hingga 31 Desember untuk memperbaruinya.

Dia mengatakan pemilik diingatkan untuk tidak memperbaharui LKM pada menit-menit terakhir untuk menghindari kemacetan di loket cabang JPJ yang juga buka pada akhir pekan hingga 31 Desember.

“Konsumen bisa datang ke loket cabang JPJ mana saja, time list bisa dilihat melalui website resmi JPJ,” ujarnya kepada wartawan usai operasi terpadu di Plaza Tol Sungai Besi, Jakarta, tadi malam.

Aedy Fadly mengatakan LKM juga bisa diperpanjang secara online jika pemiliknya tidak ingin ramai di loket JPJ.

“Untuk saat ini kami beri mereka kesempatan untuk memperbaharui LKM dan setelah 31 Desember tidak ada lagi instruksi dari pemerintah untuk memperpanjang moratorium dan sebagainya.

“JPJ memang mengharapkan razia di saat-saat terakhir karena situasinya biasa terjadi setiap mendekati batas waktu. Razia tak terduga oleh masyarakat tidak hanya akan terjadi di kantor JPJ tetapi juga di kantor pos,” ujarnya.

September lalu, Menteri Perhubungan Datuk Seri Dr Wee Ka Siong dilaporkan telah mengatakan bahwa periode moratorium perpanjangan LKM diperpanjang hingga 31 Desember dan pemilik LKM yang masa berlakunya telah berakhir harus memastikan kendaraan mereka dilindungi oleh asuransi yang valid dan menunjukkan sertifikat pertanggungan asuransi. untuk tujuan pemeriksaan.

Pada operasi terpadu, Aedy Fadly mengatakan departemennya memeriksa 3.210 kendaraan dan mengeluarkan 596 pemberitahuan untuk berbagai pelanggaran berdasarkan Pasal 115 (1) Undang-Undang Transportasi Jalan 1987.

“Tujuan dari operasi terpadu ini adalah untuk mengedukasi dan menasihati pengguna jalan untuk mematuhi aturan dan peraturan jalan serta peraturan di bawah yurisdiksi lembaga penegak hukum,” katanya.

-Bernama

Posted By : hk hari ini keluar