‘Beli makanan, dapatkan pohon gratis’ adalah daya tarik unik di restoran
Cerita

‘Beli makanan, dapatkan pohon gratis’ adalah daya tarik unik di restoran

PETALING JAYA: ‘Beli makanan, dapat pot pohon gratis’.

Restoran unik ditawarkan di Damansara Perdana di sini, tidak hanya untuk menarik lebih banyak pelanggan, tetapi juga untuk mempromosikan budaya lingkungan yang hijau.

Proyek komunitas yang dilaksanakan oleh grup Facebook Plant Swag (Swap/Gift) di Deaf in Business Restaurant (DIB) mulai bulan lalu memungkinkan pelanggan untuk membawa pulang berbagai jenis tanaman seperti lidah buaya hias (lidah buaya), pothos emas (sirih gading). ) dan tanaman laba-laba (laba-laba) sebagai tanaman adopsi dengan pembelian melebihi RM10.

Pendiri grup Facebook, Evangeline Lim, mengatakan ide tersebut tercetus setelah terjadi surplus pohon di rumah-rumah warga di antara anggota selama masa pelaksanaan Perintah Pengendalian Gerakan (PKP) yang dimulai pada Maret 2020 akibat aktivitas pergantian pohon dan program sosialisasi tidak dapat dilakukan.

Saat itu, pertemuan tatap muka harus dihindari agar sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur), sehingga kegiatan penanaman pohon baru tidak dapat dilanjutkan karena ruang berkebun di balkon sudah penuh.

“Saat itu banyak pedagang kecil yang terdampak parah akibat Covid-19, sehingga saya mendapat ide untuk membantu usaha mereka melalui kerjasama yang memungkinkan pelanggan mendapatkan pohon sebagai hadiah gratis,” ujarnya kepada Bernama.

Menurut Lim, community project yang dilakukan oleh kelompok yang beranggotakan lebih dari 4.000 anggota aktif ini sejak 2018, antara lain bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap tanaman dan lingkungan serta mendorong kegiatan berkebun di kalangan masyarakat.

Konsultan pemasaran mengatakan inisiatif ini juga diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendorong gotong royong di masyarakat, selain berharap dapat berkolaborasi dengan lebih banyak pihak, termasuk pedagang kecil di masa depan.

“Untuk kerjasama, tempat harus memiliki fasilitas parkir untuk memudahkan anggota mengirim hasil panen, memiliki akses ke sinar matahari dan bisnis menawarkan barang untuk dijual dengan harga yang wajar,” katanya, yang mulai bekerja dengan kafe lain sekitar Juni 2020 sebelum bekerja sama. dengan DIB Restaurant pada Desember tahun lalu.

Bagi pelanggan Siti Noraini Tujudin, 33, inisiatif ini tidak hanya menumbuhkan dan mengembangkan minat dalam kegiatan berkebun tetapi juga berfungsi sebagai platform sosial untuk berbagi minat dan menambah kontak.

“Disini kita bisa bertukar tanaman dengan tukang kebun lain, sehingga menambah minat dan semangat untuk melihat tanaman tumbuh dan tumbuh tinggi,” ujarnya yang berprofesi sebagai sekretaris kantor.

Eksekutif Jaminan Kualitas Media Sosial Nursyahida Izzati Mohd Nuri, 27, tertarik berkunjung untuk mendukung inisiatif hijau dan praktik kehidupan yang berkelanjutan.

“Karena kita sedang menuju lingkungan yang hijau, maka saya mencoba untuk terlibat dan berkontribusi dengan berpartisipasi dalam program ini,” katanya yang juga menyarankan agar promosi lebih gencar dilakukan melalui media sosial.

Sementara itu, pemilik Restoran DIB, Allen Teh, mengatakan kerjasama dengan grup tersebut tidak hanya akan meningkatkan pendapatan bisnisnya tetapi juga meningkatkan daya tarik restoran yang dikelola oleh 90 persen pekerja tunarungu (OKU).

“Seperti pedagang lain, kami tidak luput dari wabah Covid-19, tetapi sejak kolaborasi, pendapatan restoran meningkat dua kali lipat dan pengunjung akhir pekan juga tiga kali lipat,” katanya. –Bernama

Posted By : hk hari ini keluar