KPT menghasilkan 50.000 pengusaha pada tahun 2020: Noraini
Cerita

KPT menghasilkan 50.000 pengusaha pada tahun 2020: Noraini

KUALA LUMPUR: Kementerian Pendidikan Tinggi (Kemdiknas) menghasilkan hampir 50.000 wirausahawan di kalangan mahasiswa tahun lalu dan dari jumlah itu, lebih dari 7.000 lulusan masih mengejar karir sebagai wirausaha setelah lulus.

Menterinya Datuk Seri Dr Noraini Ahmad(gambar) mengatakan upaya kementerian untuk menggenjot agenda kewirausahaan di kalangan lulusan bukanlah sesuatu yang baru.

Menurut Noraini, di bawah lompatan Rencana Pengembangan Pendidikan (Pendidikan Tinggi) Malaysia 2015-2025, Institut Pendidikan Tinggi (IPT) diberi tanggung jawab untuk menyediakan dan membekali negara dengan lulusan yang berkualitas, terampil, kompetitif, memiliki kewirausahaan yang tinggi. nilai-nilai dan bisa menjadi pengusaha sukses setelah lulus nanti.

“Untuk memastikan tercapainya tujuan tersebut, telah diluncurkan Rencana Aksi Kewirausahaan IPT 2021-2025 dan Pedoman Pendidikan Kewirausahaan Terpadu pada Februari lalu, sebagai sumber acuan utama bagi IPT,” ujarnya saat meresmikan acara penutupan IPT publik nasional 2021. kompetisi simulasi bisnis di sini hari ini. .

Noraini mengatakan, meski pekerjaan berbasis upah konvensional terkena dampak Covid-19, kewirausahaan, terutama Usaha Kecil Menengah (UKM), diidentifikasi sebagai salah satu solusi signifikan untuk membantu masyarakat menghasilkan pendapatan, serta menciptakan lapangan kerja baru.

Pada acara hari ini, Noraini mengatakan terselenggaranya program keempat Depdiknas yang diikuti oleh 19 perguruan tinggi negeri dan satu politeknik tersebut dapat meningkatkan kemampuan wirausaha seperti manajemen personalia, keuangan dan manajemen risiko di antara para peserta.

Sekaligus memperkuat soft skill seperti kepemimpinan, komunikasi, problem solving, teamwork, serta moral dan etika profesi, ujarnya.

Noraini mengatakan kompetisi ini menggunakan aplikasi simulasi bisnis Malaysia Practice Enterprise Center atau MYPEC yang menjadi wadah bagi peserta untuk merasakan pengalaman nyata mengelola bisnis mulai dari pendaftaran hingga pendirian perusahaan rintisan.

“Tahun ini, tes tidak hanya hadir dalam lingkungan simulasi yang dibuat oleh aplikasi tetapi juga tantangan nyata dari pandemi yang membatasi pergerakan fisik peserta menambah tantangan,” kata Noraini.

Pada acara tersebut, penghargaan kelompok usaha terbaik diraih oleh Medici Sdn Bhd dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), sedangkan Sedaplicious Sdn Bhd dan Farm Lah dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universiti Putra Malaysia (UPM) muncul sebagai runner-up dan ketiga tempatnya masing-masing. .-Bernama

Posted By : hk hari ini keluar