Najib hadiri rapat, joint venture 1MDB dengan PSI sudah benar
Cerita

Najib hadiri rapat, joint venture 1MDB dengan PSI sudah benar

KUALA LUMPUR: Pengadilan Tinggi di sini hari ini diberitahu bahwa kehadiran Datuk Seri Najib Abdul Razak dalam pertemuan dengan Dewan Direksi (BOD) 1Malaysia Development Berhad (1MDB) dan perwakilan PetroSaudi International (PSI) di London, Inggris pada bulan Mei 2011 menunjukkan usaha patungan 1MDB dengan PSI benar.

Mantan Direktur Non-Eksekutif 1MDB Tan Sri Ismee Ismail, 57, mengatakan pertemuan itu diadakan di kamar suite tempat Najib menginap di Hotel Dorchester, London selama kunjungan Direksi 1MDB ke kantor PSI pada Mei 2011.

“Saat sesi kunjungan, kami (anggota dewan) dibawa ke kantor PSI dan makan siang bersama. Selanjutnya, kami menghadiri pertemuan dengan Datuk Seri Najib dan dua mantan direktur PSI, Patrick Mahoney dan Tarek Obaid di kamar suite.

“Seingat saya, saya juga melihat seorang pengusaha sedang berburu, Low Taek Jho atau Jho Low di kamar suite,” katanya yang juga menginformasikan bahwa Jho Low tidak ikut dalam pertemuan tersebut.

Saksi penuntut ke-13 mengatakan ini saat membacakan pernyataan saksinya di persidangan korupsi dan pencucian uang RM2,3 miliar milik 1MDB yang dihadapi oleh mantan perdana menteri.

Sebelumnya, Ismee mengatakan kunjungan ke kantor PSI di London telah diatur oleh manajemen 1MDB atas permintaan ketua 1MDB Tan Sri Che Lodin Wok Kamarudin karena 1MDB tidak mengetahui PSI dan ingin bertemu dengan perwakilan perusahaan.

“Pertemuan itu diadakan ketika Datuk Seri Najib berada di London tetapi saya tidak yakin mengapa itu harus dilakukan ketika dia (Najib) ada di sana.

“Kehadiran Datuk Seri Najib dalam pertemuan di Hotel Dorchester menunjukkan bahwa kerjasama antara 1MDB dan PSI sudah tepat. Anggota Dewan juga puas ketika melihat kantor PSI dan menganggap perusahaan itu perusahaan asli,” ujarnya.

Namun, Ismee mengatakan tidak ada agenda khusus yang dibahas dan pertemuan hanya membahas investasi yang bisa dilakukan antara PSI dan 1MDB secara umum.

Sebelumnya, pengadilan diberitahu pada 28 September 2009, 1MDB telah menandatangani perjanjian usaha patungan dengan PSI, di mana 1MDB harus membayar US$1 miliar untuk mengakuisisi 40 persen saham di perusahaan tersebut sementara PetroSaudi Holdings Cayman (sebuah perusahaan mengatakan kepada menjadi anak perusahaan PSI) hanya menyuntikkan aset berharga US$108 juta untuk mendapatkan 60 persen saham.

Sementara itu, Ismee mengatakan dia dan mantan CEO 1MDB Datuk Shahrol Azral Ibrahim Halmi telah sepakat untuk menandatangani resolusi untuk menunda penerbitan obligasi Islamic Medium Term Notes (IMTN) RM5 miliar pada 22 Mei 2009 karena Terengganu Sultan Mizan Zainal Abidin menginginkannya. ditunda.

“Setelah kami menandatangani resolusi, kami bertemu Datuk Seri Najib di kediamannya di Jalan Langgak Duta untuk menjelaskan apa yang terjadi selama pertemuan dengan Sultan Mizan di Istana Terengganu.

“Setelah mendengar penjelasan kami, respons pertama Datuk Seri Najib saat itu adalah” mengapa Anda menandatangani (resolusi) “dan” mengapa kami (Ismee dan Shahrol Azral) tidak memohon kepada Tuanku untuk memberi kami waktu untuk berpikir.”

“Apa yang bisa saya katakan kepada Datuk Seri Najib, itu adalah perintah dari Tuanku, jadi apa yang bisa kita lakukan. Saya kira dengan reaksi dan intonasi suara Datuk Seri Najib, dia ingin penerbitan obligasi IMTN terus berlanjut,” ujarnya.

Najib, 68, menghadapi empat dakwaan, yaitu menggunakan posisinya untuk mendapatkan suap sebesar RM2,3 miliar dari dana 1MDB dan 21 dakwaan pencucian uang dengan jumlah yang sama.

Sidang di hadapan Hakim Datuk Collin Lawrence Sequerah berlanjut besok.Bernama

Posted By : hk hari ini keluar