Pensiunan pemerintah rajin mengisi waktu luang dengan membudidayakan nanas
Cerita

Pensiunan pemerintah rajin mengisi waktu luang dengan membudidayakan nanas

KEMBALI KE PULAU: Jika sebelumnya hidupnya dikelilingi oleh kekacauan dan hiruk pikuk di rumah sakit sebagai asisten medis, kini ia lebih tenang menjalani hidup sebagai pengusaha nanas skala kecil.

Idris Safie, 75, mengaku hidupnya kini lebih bahagia dan tenang karena banyak menghabiskan waktu menanam nanas di lahan seluas dua hektar yang sudah disewakan selama tiga tahun terakhir.

“Setelah saya pensiun pada usia 56 tahun, saya sering menghabiskan waktu untuk menanam berbagai jenis sayuran termasuk mentimun, petola dan jagung. Tapi, sebagian hasil panennya untuk konsumsi sendiri dan juga dijual di pasar terdekat,” ujarnya kepada Bernama saat ditemui di kebun nanas miliknya yang terletak di Jalan Pondok Upeh, di sini, kemarin.

Sang duda berkata kepada kelima putrinya, kesepian yang dialami dek akibat kehilangan istri tercinta selama empat tahun terakhir karena usia tua sedikit terobati ketika waktu yang dihabiskan di kebun nanas sepanjang hari akhirnya terbayar.

“Nanas yang ditanam adalah jenis Morris. Rasanya manis dan enak dimakan segar. Saya jual langsung ke pelanggan yang datang ke warung (pinggir jalan, Jalan Pondok Upeh).

“Menyenangkan ketika kita melihat tanaman tumbuh dan ada pelanggan yang datang untuk membeli lebih banyak (nanas). Setidaknya saya bisa menghabiskan waktu ini sambil menghasilkan pendapatan, karena saya selalu tertarik untuk bertani,” ujarnya yang juga mendapat bantuan permodalan dari Malaysian Pineapple Industry Board (LPNM) Penang dan Federal Agricultural Marketing Authority (FAMA).

Mantan staf Rumah Sakit Balik Pulau mengatakan nanas dijual dengan harga antara RM4 hingga RM6 masing-masing tergantung ukurannya.

“Setelah dijual, pendapatannya bisa sekitar RM4.000 hingga RM6.000 untuk jangka waktu empat hingga lima bulan. Berapa biji nanas yang dihasilkan saya tidak bisa memperkirakan karena saya hanya menjual untuk penghasilan harian saja. Kalau ada buah yang masak, saya terus jual (ke pelanggan), katanya, yang mengelola kebun sendiri.-Bernama

Posted By : hk hari ini keluar